Minggu, 29 April 2012

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2

Nama : Ingo Boy Manalu
NPM : 20209982
Kelas : 3EB14

MARKETING
VERB    NOUN    TRANSLATE
Discharge    Cash    Tunai
Production    Product    Produksi
Retail    Retailer    Pengecer
Discount    Discounter    Pemotong Harga
Purchase    Purchaser    Pembelian Pembeli
Delivered    Delivery    Pengiriman
Strategies    Strategy    Strategi
Costum    Costumer    Pelanggan
Store    Werehouse    Toko
Promotion    Promo    Promosi
Pay    Payer    Bayar
Expend    Expenditure        Pengeluaran
Buy    Buyer    Beli
Send    Sender    Kirim Pengirim
Prices    Set prices        Harga
Sales    Salesman      Penjualan
Manage    Management    Mengelola
Amounted    Amount    Jumlah sebesar
Distribusi    Distributor    Distribusi
Import    Importir    Impor
Supply    Supplier    Pemasok
Market    Market share         Pangsa pasar
Innovation    Innovator    Inovasi
Eksport      Eksportir    eksport
Belief    Believe    Kepercayaan
ACCOUNTING
VERB    NOUN    TRANSLATE
Discount    Discounter    Pemotong Harga
Account    Accounting    Rekening Akuntansi
Prices    Set prices    Harga
Send    Sender     Pengiriman
Pay    Payment    Bayar Pembayaran
Liability    Debt    Hutang
Document    Documentor    Dokumen
Sales    Salesman    Penjualan
Net    Neto    Bersih
Fixe    Fixed    Tetap
Earning    Earned    Pemasukan
Amounted    Amount    Jumlah sebesar
Report    Report statement    Laporan Pernyataan
Funding    Fund    Pendanaan
Currency    Vallas    Mata uang /asing
Bussines    Bussinesed    Bisnis
Stock    Stockpile    Persediaan
Proceduring    Procedure    Prosedur
Budgeting    Budgeted    Anggaran
Owe    Debt    Utang
Surplus    Profit    Pemasukan
BANKING
VERB    NOUN    TRANSLATE
Report    Report statement    Laporan Pernyataan
Corect    Corection    Koreksi
Centralize    Center    Pusat
Debit    Debitur    Debit
Kredit    Kreditur    Kredit
Journal    Journalist    Jurnal
Tell    Teller    Teler
Posted    Post    Posting
Owe    Debt    Utang
Interest Bank    Interest    Bunga Bank
Transfering    Transfer    Mentransfer
Service bank    Service    Layanan Bank
Computerisasi    Computer    Komputer
Leasing    Lease    Sewa
Chek out    Chek    Chek
Invest    Investor    Investasi
Liquid    Liquidity    Likuiditas
Pay    Payment    Bayar Pembayaran
Document    Documentor    Dokumen
Deposit    Depositor    Deposit Deposan
Bank    Bankir    Bank Bankir
Account    Accounting    Rekening Akuntansi
Borrow     Loan    Pinjam Kredit
Save    Savings    Simpanan Tabungan
Direct    Director    Direktur
MANAGEMENT
VERB    NOUN    TRANSLATE
Supply    Supplier    Pemasok
Funding    Fund    Pendanaan
Market    Market share    Pangsa pasar
Document    Documentor    Dokumen
Production    Product    Produksi
Financially    Financial    Keuangan
Manage    Management    Mengelola
Centralize    Center    Pusat
Plan    Planned    Rencana
Invest    Investor    Investasi
Earning    Earned    Pemasukan
Report    Report statement    Laporan Pernyataan
Empolyee    Empolyee    Karyawan
Purchase    Purchaser    Pembelian Pembeli
Organize    Organization    Organisasi
Publicly    Public    Masyarakat
Computerisasi    Computer    Komputer
Stock    Stockpile    Persediaan
Strategies    Strategy    Strategi
Sales    Salesman    Penjualan
Import    Importir    Impor

Tugas Bahasa Inggris Bisnis 2


Nama :Ingo Boy Manalu
NPM :20209982
Kelas :3EB14

INTERNATIONAL GARMENT CORPORATION
OF INDONESIA
Jl. Panglima Polem Raya No. 21
Surabaya 10012
Ref : /LG/14F
5 April, 2012

Mr. Walter D. Spencer
Purchase Manager
Bandung Continental Hotel
14 Jln Papandayan
Bandung, 20001
Jawa Barat

Dear Mr. Walter D. Spencer,

We enclose our latest catalogue, price list and terms of payment.
May I draw your attention to the new towel which is specially designed for hotel guests.
We are able to offer you a special discount of 15 percent on all orders above Rp. 15.000.000,-
We hope you will be pleased with the catalogue we send you and look forward to receiving your first order.

Yours sincerely,


Marketing Manager

Jumat, 23 Maret 2012

Revisi TOEFL English Business

EXERCISE A


1. In the morning after the concert was tired
Answer : WRONG, because there is no subject in the sentence. Example : She, He, etc. and The verb is “was”
The right sentence is :
In the morning after the concert She was tired.

6. The new student in the class very talkative and friendly.
The sentence is WRONG. because there is no verb. The right sentence is :
The new student in the class is very talkative and friendly. This sentence has a subject The new student in the class and is is a verb, it is the complete sentence.


EXERCISE B


3. The tall green trees along the road.
The sentence is WRONG. because there is no verb and preposition . The right sentence is :
The tall green trees are growing along the road. This sentence has a subject The tall green trees and are is a verb, it is the complete sentence.

Sabtu, 17 Maret 2012

Tugas B. Inggris

EXERCISE A (Skills 1-2) : Underline the subjects once and the verb twice. Circle the prepositional phrases that come before the verb. Then indicate if the sentence are right (R) or wrong (W).

9. At 1:00 in the morning the alarm clock on the table beside the bed rang. (Right)

  • Explanation : - At 1:00 in the morning ( adverb of time ), the alarm clock ( Subject ), on the table beside the bed ( adverb of place ), rang ( verb ).

EXERCISE B (Skills 1-2) : Underline the subjects once and the verb twice. Circle the prepositional phrases that come before the verb. Then indicate if the sentence are right (R) or wrong (W).

8. In a moment of worry about the problem with the cash in the account. (Wrong)

  • Rectification : In the moment of worry about the problem with the cash in the account.
  • Explanation : - In (preposition), a (article), of (preposition), worry (adjective), about (conjuction), the (determine), with (conjuction), the (determine), cash (adjective), In (preposition), the (determine), account (adjective).

TOEFL EXERCISE (Skills 1-2) : Choose the letter of the word of group of words that best completes the sentence.

2. Early____the years after of hooves on their feet.

A. horses

  • Explanation, Why I chose answer A : - Because, grammar does not use return.

Rabu, 16 November 2011

Penalaran Deduktif

Penalaran Deduktif

Penalaran deduktif menggunakan bentuk bernalar deduksi. Deduksi yang berasal dari kata de dan ducere, yang berarti proses penyimpulan pengetahuan khusus dari pengetahuan yang lebih umum atau universal.

Penalaran deduktif adalah suatu penalaran yang berpangkal pada suatu peristiwa umum, yang kebenarannya telah diketahui atau diyakini, dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat lebih khusus. Metode ini diawali dari pebentukan teori, hipotesis, definisi operasional, instrumen dan operasionalisasi.

  • Corak berpikir deduktif: silogisme kategorial, silogisme hipotetis, silogisme alternative atau entimen.Dalam penalaran deduktif terdapat premis. Yaitu proposisi tempat menarik kesimpulan
  • Penarikan kesimpulan secara deduktif dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung.
  • Penarikan secara langsung ditarik dari satu premis. Penarikan tidak langsung ditarik dari dua premis.
  • Premis pertama adalah premis yang bersifat umum sedangkan premis kedua adalah yang bersifat khusus.

Contoh penalaran deduktif:

Semua manusia pasti mati (premis mayor)
Danu adalah manusia. (premis minor)
Danu pasti mati. (kesimpulan)

Jenis penalaran deduktif yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu

  1. Silogisme Kategorial
  2. Silogisme Hipotesis
  3. Silogisme Akternatif
  4. Entimen.

Silogisme adalah suatu bentuk proses penalaran yang berusaha menghubungkan dua proposisi (pernyataan) yang berlainan untuk menurunkan suatu kesimpulan atau inferensi yang merupakan proposisi ketiga.

a. Silogisme Kategorial

Silogisme Kategorial : Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi.

Premis umum : Premis Mayor (My)
Premis khusus : Premis Minor (Mn)
Premis simpulan : Premis Kesimpulan (K)

Dalam simpulan terdapat subjek dan predikat. Subjek simpulan disebut term mayor, dan predikat simpulan disebut term minor.

Aturan umum dalam silogisme kategorial sebagai berikut:

1) Silogisme harus terdiri atas tiga term yaitu : term mayor, term minor, term penengah.
2) Silogisme terdiri atas tiga proposisi yaitu premis mayor, premis minor, dan kesimpulan.
3) Dua premis yang negatif tidak dapat menghasilkan simpulan.
4) Bila salah satu premisnya negatif, simpulan pasti negatif.
5) Dari premis yang positif, akan dihasilkan simpulan yang positif.
6) Dari dua premis yang khusus tidak dapat ditarik satu simpulan.
7) Bila premisnya khusus, simpulan akan bersifat khusus.
8) Dari premis mayor khusus dan premis minor negatif tidak dapat ditarik satu simpulan.

Contoh silogisme Kategorial:

My : Semua mahasiswa adalah lulusan SLTA
Mn : Badu adalah mahasiswa
K : Badu lulusan SLTA

My : Semua mahasiswa memiliki ijazah SLTA.
Mn : Amir tidak memiliki ijazah SLTA
K : Amir bukan mahasiswa

b. Silogisme Hipotesis

Silogisme Hipotesis : Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis.

Konditional hipotesis : bila premis minornya membenarkan anteseden, simpulannya membenarkan konsekuen. Bila minornya menolak anteseden, simpulannya juga menolak konsekuen.

Contoh :

My : Jika tidak ada air, manusia akan kehausan.
Mn : Air tidak ada.
K : Jadi, Manusia akan kehausan.

My : Jika tidak ada udara, makhluk hidup akan mati.
Mn : Makhluk hidup itu mati.K : Makhluk hidup itu tidak mendapat udara.

c. Silogisme Alternatif

Silogisme Alternatif : Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.

Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

Contoh

My : Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Mn : Nenek Sumi berada di Bandung.
K : Jadi, Nenek Sumi tidak berada di Bogor.

My : Nenek Sumi berada di Bandung atau Bogor.
Mn : Nenek Sumi tidak berada di Bogor.
K : Jadi, Nenek Sumi berada di Bandung.

d. Entimen

Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

Contoh entimen:

1) Dia menerima hadiah pertama karena dia telah menang dalam sayembara itu.
2) Anda telah memenangkan sayembara ini, karena itu Anda berhak menerima hadiahnya.

  • Jenis penalaran deduktif yang menarik kesimpulan secara tidak langsung yaitu :

-Silogisme Kategorial = Silogisme yang terjadi dari tiga proposisi.
-Silogisme Hipotesis = Silogisme yang terdiri atas premis mayor yang berproposisi konditional hipotesis.
-Silogisme Akternatif = Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.
-Entimen. = Silogisme ini jarang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam tulisan maupun lisan. Yang dikemukakan hanya premis minor dan simpulan.

Selasa, 15 November 2011

Penalaran Induktif

Pengertian & Contoh
1. Pengertian Kemampuan PenalaranInduktif
Menurut Tim Balai Pustaka (dalam Shofiah, 2007 : 14) istilah penalaran mengandung tiga pengertian, diantaranya :

1. Cara (hal) menggunakan nalar, pemikiran atau cara berpikir logis.
2. Hal mengembangkan atau mengendalikan sesuatu dengan nalar dan bukan dengan perasaan atau pengalaman.
3. Proses mental dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.

Selanjutnya Shurter dan Pierce (dalam Shofiah, 2007 : 14) menjelaskan bahwa secara garis besar terdapat dua jenis penalaran yaitu penalaran deduktif dan penalaran induktif. Penalaran deduktif adalah cara menarik kesimpulan khusus dari hal-hal yang bersifat umum. Sedangkan penalaran induktif adalah cara menarik kesimpulan yang bersifat umum dari kasus-kasus yang bersifat khusus.

Menurut Suriasumantri (dalam Shofiah, 2007 :15) penalaran induktif adalah suatu proses berpikir yang berupa penarikan kesimpulan yang umum atau dasar pengetahuan tentang hal-hal yang khusus. Artinya,dari fakta-fakta yang ada dapat ditarik suatu kesimpulan.
Kesimpulan umum yang diperoleh melalui suatu penalaran induktif ini bukan merupakan bukti. Hal tersebut dikarenakan aturan umum yang diperoleh dari pemeriksaan beberapa contoh khusus yang benar, belum tentu berlaku untuk semua kasus.

Aspek dari penalaran induktif adalah analogi dan generalisasi. Menurut Jacob (dalam Shofiah, 2007 :15), hal ini berdasarkan bahwa penalaran induktif terbagi menjadi dua macam, yaitu generalisasi dan analogi.

• Analogi adalah proses penyimpulan berdasarkan kesamaan data atau fakta. Analogi dapat juga dikatakan sebagai proses membandingkan dari dua hal yang berlainan berdasarkan kesamaannya, kemudian berdasarkan kesamaannya itu ditarik suatu kesimpulan.

• Ganaralisasi adalah penarikan kesimpulan umum dari data atau fakta-fakta yang diberikan atau yang ada.
Hipotesa berasal dari bahasa Yunani: hypo= di bawah;thesis = pendirian, pendapat yang ditegakkan, kepastian. Artinya, hipotesa merupakan sebuah istilah ilmiah yang digunakan dalam rangka kegiatan ilmiah yang mengikuti kaidah-kaidah berfikir biasa, secara sadar, teliti, dan terarah.Dalam berfikir sehari-hari, orang menyebutnya anggapan, perkiraan, dugaan, dan sebagainya. Hipotesa juga berarti sebuah pernyataan atau proposisi yang mengatakan bahwa diantara sejumlah fakta ada hubungan tertentu.

Proses pembentukan hipotesa adalah proses penalaran, yang melalui tahap-tahap tertentu. Hal demikian juga terjadi dalam pembuatan hipotesa ilmiah, yang dilakukan dengan sadar, teliti, dan terarah.
Teori
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kata teori memiliki arti yang berbeda-beda pada bidang-bidang pengetahuan yang berbeda pula tergantung pada metodologi dan konteks diskusi. Secara umum, teori merupakan analisis hubungan antara fakta yang satu dengan fakta yang lain pada sekumpulan fakta-fakta .[1] Selain itu, berbeda dengan teorema, pernyataan teori umumnya hanya diterima secara "sementara" dan bukan merupakan pernyataan akhir yang konklusif. Hal ini mengindikasikan bahwa teori berasal dari penarikan kesimpulan yang memiliki potensi kesalahan, berbeda dengan penarikan kesimpulan pada pembuktian matematika.

Dalam ilmu pengetahuan, teori dalam ilmu pengetahuan berarti model atau kerangka pikiran yang menjelaskan fenomena alami atau fenomena sosial tertentu. Teori dirumuskan, dikembangkan, dan dievaluasi menurut metode ilmiah. Teori juga merupakan suatu hipotesis yang telah terbukti kebenarannya.

Manusia membangun teori untuk menjelaskan, meramalkan, dan menguasai fenomena tertentu (misalnya, benda-benda mati, kejadian-kejadian di alam, atau tingkah laku hewan). Sering kali, teori dipandang sebagai suatu model atas kenyataan (misalnya : apabila kucing mengeong berarti minta makan). Sebuah teori membentuk generalisasi atas banyak observasi dan terdiri atas kumpulan ide yang koheren dan saling berkaitan.

Istilah teoritis dapat digunakan untuk menjelaskan sesuatu yang diramalkan oleh suatu teori namun belum pernah terobservasi. Sebagai contoh, sampai dengan akhir-akhir ini, lubang hitam dikategorikan sebagai teoritis karena diramalkan menurut teori relativitas umum tetapi belum pernah teramati di alam.

Terdapat miskonsepsi yang menyatakan apabila sebuah teori ilmiah telah mendapatkan cukup bukti dan telah teruji oleh para peneliti lain tingkatannya akan menjadi hukum ilmiah. Hal ini tidaklah benar karena definisi hukum ilmiah dan teori ilmiah itu berbeda. Teori akan tetap menjadi teori, dan hukum akan tetap menjadi hukum.
Kausalitas
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Kausalitas merupakan perinsip sebab-akibat yang dharuri dan pasti antara segala kejadian, serta bahwa setiap kejadian memperoleh kepastian dan keharusan serta kekhususan-kekhususan eksistensinya dari sesuatu atau berbagai hal lainnya yang mendahuluinya, merupakan hal-hal yang diterima tanpa ragu dan tidak memerlukan sanggahan. Keharusan dan keaslian sistem kausal merupakan bagian dari ilmu-ilmu manusia yang telah dikenal bersama dan tidak diliputi keraguan apapun.
Alternatif dari penalaran deduktif adalah penalaran induktif. Perbedaan dasar di antara keduanya dapat disimpulkan dari dinamika deduktif tengan progresi secara logis dari bukti-bukti umum kepada kebenaran atau kesimpulan yang khusus; sementara dengan induksi, dinamika logisnya justru sebaliknya. Penalaran induktif dimulai dengan pengamatan khusus yang diyakini sebagai model yang menunjukkan suatu kebenaran atau prinsip yang dianggap dapat berlaku secara umum.
SALAH NALAR : Gagasan, pikiran, kepercayaan, atau simpulan yang salah, keliru, atau cacat.

Rabu, 26 Oktober 2011

Surat Lamaran Pekerjaan

Perihal : Lamaran

Lampiran : Satu berkas

Bekasi, 04 Oktober 2011

Yth.

Manager HRD

PT Mikie Oleo Nabati Industri

Jl. Raya Narogong Km 9, Bojong Menteng, Rawalumbu
Bekasi, Jawa Barat

Dengan hormat,

Berdasarkan informasi yang saya dapat dari sumber yang terpercaya yang menyatakan bahwa perusahaan Bapak/Ibu membutuhkan tenaga kerja baru, maka dengan ini saya mengajukan permohonan untuk dapat bergabung di perusahaan Bapak/Ibu, saya yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama : Ingo Boy Manalu

Tempat, tgl. Lahir : Singkawang, 12 April 1990

Pendidikan : S1 Akuntansi

Alamat : Bumi Anggrek Blok: M No: 85

Telepon, HP, E-mail : 021-88340271, 08998188342, kenji.endoh@yahoo.co.id

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan :

1. Daftar riwayat hidup;

2. Foto copy KTP;

3. Foto copy ijazah;

4. Pas foto terbaru.

Besar Harapan saya unutk di beri kesempatan wawancara, dan dapat menjelaskan lebih dalam mengenai diri saya. Atas perhatian Bapak/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Ingo Boy Manalu