Kamis, 25 Maret 2010

LAPISAN-LAPISAN DALAM MASYARAKAT (STRATIFIKASI SOSIAL)

1. Pengertian Stratifikasi Sosial

Aristoteles mengatakan bahwa, di dalam tiap negara terdapat 3 unsur lapisan masyarakat, yaitu mereka yang kaya sekali, mereka yang berada ditengah-tengahnya dan mereka yang melarat.
Sedangkan, Pitirim A. Sorokin mengatakan bahwa ciri yang tetap dan umum dalam masyarakat yang hidup teratur.

2. Konsep-konsep Stratifikasi Sosial

2.1. Penggolongan

Proses Subjektif : Definisi dari dalam hubungan interaksi dengan orang lain.
Hasil Objektif : Terlepas dari individu
Penggolongan disini harus dilihat sebagai suatu proses dan sebagai hasil proses dari kegiatan itu.

2.2. Sistem Sosial

Sistem Sosial dalam hubungannya dengan sistem stratifikasi harus dilihat sebagai sesuatu yang membatasi dimana penggolongan itu berlaku. Dalam keluarga, sang suami secara objektif maupun secara subjektif digolongkan atau menggolongkan dirinya sebagai kesatuan sistem yang lebih tinggi dari pada isteri dan anak.

2.3. Lapisan Hirarkis

Kata Hirarkis berarti lapisan yang lebih tinggi itu lebih bernilai atau lebih besar dari pada yang di bawahnya.
Dalam setiap lapisan dapat kita bagi lagi :
  • Lapisan Atas (Upper)
  1. Lapisan Atas
  2. Lapisan Menengah
  3. Lapisan Bawah
  • Lapisan Menengah (Middle)
  1. Lapisan Atas
  2. Lapisan Menengah
  3. Lapisan Bawah
  • Lapisan Bawah (Lower)
  1. Lapisan Atas
  2. Lapisan Menengah
  3. Lapisan Bawah
2.4. Kekuasaan

Menurut Max Weber : Kekuasaan adalah "Kesempatan (change probability) yang ada pada seseorang atau sejumlah orang untuk melaksanakan kemauannya sendiri dalam suatu tindak sosial, meskipun mendapat tantangan dari orang lain yang terlibat dari tindakan itu".
Kita membagi kekuasaan menjadi 3 jenis, yaitu :
  1. Kekuasaan Utilitarian, Berasal dari bahasa latin yang artinya berguna. Jadi utilitarian adalah sifat yang menekankan pada kegunaan dari suatu.
  2. Kekuasaan Koersif (Coersive = Memaksa), Assetnya adalah senjata, tenaga manusia atau badan lainnya yang digunakan oleh tentara atau polisi dan keamanan lainnya.
  3. Kekuasaan Persuasif, menggunakan nilai-nilai yang terdapat dalam masyarakat atau yang ada pada orang lain yang ingin dikuasainya sedemikian rupa sehingga apa yang diinginkannya dapat dipenuhi tanpa perlawanan.
2.5. Privilese

Privilese artinya hak istimewa, hak mendahului, hak untuk memperoleh perlakuan khusus. Dalam studi stratifikasi sosial , minimal privilese ini dihubungkan dalam 2 ha, yaitu :
Ekonomi, Uang atau kekayaan yang merupakan alat yang dapat membuat seseorang memperoleh perlakuan yang istimewa.
Kebudayaan, dapat memberi hak istimewa secara tidak langsung yang memungkinkan mereka yang memilikinya dapat memperoleh privilese yang kita maksudkan disini adalah bidang ekonomi.

2.6. Prestise

Masalah kehormatan sifatnya relatif. Dalam arti kehormatan harus kita kaitkan dengan suatu kebudayaan atau sistem sosial tertentu.

A. Hubungan Antardimensi Stratifikasi Sosial

Yang dimaksud dengan dimensi disini adalah kekuasaan, privilese dan prestise. Sedangkan yang dimaksud dengan hubungan adalah terutama mengenai penjelasan apakah kalau orang itu berkuasa juga berprivilese dan sebaliknya.
Dalam analisa Max Weber mengenai stratifikasi sosial, privilese itu terutama berhubungan dengan kesempatan dalam bidang ekonomi. Atas dasar ini Weber membedakan kedalam 3 kelas, yaitu :
  • Kelas Kepemilikan (property class), yang memiliki benda-benda berharga seperti uang, tanah, emas, pabrik, kapal dan lain-lain.
  • Kelas Perdagangan (commercial), didasarkan pada keahlian yang kalau digunakan akan memungkinkan mereka berada pada lapisan atas dilihat dari segi pendapatan.
  • Kelas Sosial, Kalau kelas kepemilikan dan kelas perdagangan agak sempit cakupannya, maka kelas sosial itu agak umum sifatnya.
B. Mobilitas Sosial

Mobilitas Sosial adalah perpindahan posisi dari lapisan yang satu ke lapisan yang lainnya.
Jenis Mobilitas Sosial yang sering dibicarakan dalam stratifikasi sosial, yaitu :

Mobilitas Vertikal, perpindahan posisi dari yang lebih rendah ke mobilitas vertikal yang lebih tinggi atau sebaliknya.

Mobilitas Horizontal, Gerak Horizontal berarti gerak kekiri atau kekanan, kedepan, kebelakang. Untuk lebih jelasnya kita kaitkan dengan stratifikasi mempunyai 3 dimensi, yaitu : Kekuasaan, Privilese, dan Prestise.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar