Selasa, 09 Maret 2010

Sejarah Perkembangan Sosiologi

1. Awal Perkembangan Sosiologi
  • Orang pertama yang memahami, merumuskan buah pikirannya adalah Auguste Comte, filsafat perancis pada permulaan abad 19 (1798 - 1857)
  • Sebelum Comte antara lain Plato yang hidup 429 - 347 SM.
  • Filsuf lain yaitu Aristoteles, yang hidup 384 - 322 SM.
Auguste Comte membagi 3 tahap perkembangan intelektual, yaitu :
  1. Tahap Teologi atau Fiktif;
  2. Tahap Metafisika;
  3. Tahap Merupakan Tugas Ilmu Pengetahuan Yang Positif.
2. Timbulnya Sosiologi Modern
  • Filsafat dikenal sebagai Mater Sciantiarum (Induk semua Ilmu Pengetahuan);
  • Pertengahan abad 20 yang paling berpengaruh dalam proses perubahan ini adalah seorang sosiologi Perancis bernama Emile Durkheim (1858 - 1917);
  • Emile Durkheim, pada tahun 1895 menulis Rule of Sociological Method. Klasifikasi studinya adalah kelompok masyarakat dibeberapa negara.
3. Sosiologi di Indonesia

Prof. DR. Soerjono Soekanto membagi perkembangan sosiologi di Indonesia dalam 2 periode, yaitu :
  1. Perkembangan sosiologi sebelum perang dunia II; Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945, para pujangga dan pemimpin Indonesia telah memasukkan unsur-unsur sosiologi kedalam ajarannya.
  2. Perkembangan sosiologi setelah perang dunia ke II; Kemerdekaan setelah Proklamasi 17 - 08 - 1945, pada Akademi Ilmu Politik Yogjakarta sekarang dikenal Fakultas Sosial Politik Universitas Gajah Mada diajarkan mata kuliah sosiologi.
  • Karya-karya sarjana Belanda misalnya : Snouck Hurgronye, Van Vollen Hoven, Ter Haar dan lain-lain, mengambil masyarakat Indonesia sebagai obyek perhatian pada tulisan tersebut nampak adanya unsur sosiologis dan dikupas secara ilmiah.
  • Periode Sekolah Tinggi Hukum di Jakarta (Recht Hogeschool) memberikan kuliah sosiologi walau dikatakan belum mantap, hanya sebagai pelengkap, orientasi pengajaran hanya bersifat filsafat sosial dan teoritis.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar